Apa enaknya pergi ke negara yang orang-orangnya ‘ga ngeh’ sama bahasa Indonesia? Yep, bisa bebas ngomong apaaa saja. Kamu mau ngomongin hal-hal aneh di siang bolong, bisa. Mau ngomong bodoh kayak “Aduh pengen kue itu, tapi kalorinya banyak. Aduh tapi pengen, eh liat dompet dulu, tapi eh…” ga bakalan ada yang nge-ckckck-in kamu deh, kecuali [...]
Archive for the ‘Life in Japan’ Category
Waktu itu sepertinya memang sudah tidak tertahankan lagi. Berpisah dengan teman-teman setanah air, pindah ke lingkungan baru yang 99%-nya orang Jepang dengan berbekal bahasa Jepang kelas upil, kagalauan akhirnya memaksa saya untuk ‘kabur’ ketika liburan Golden Week tiba. Tentu saja ini hanya sebuah aksi spontan. Mana ada orang galau yang mau pusing-pusing merencanakan liburan. Akhirnya, [...]
Pada waktu saya untuk pertama kalinya akan hidup terpisah dari keluarga dalam rangka studi, ibu saya menasihatkan begini pada saya: “Nanti di sana, jangan disamakan dengan di rumah. Yang boleh di rumah, belum tentu boleh di sana. Harus pintar-pintar menyesuaikan diri, agar bisa diterima dan ga dicap buruk sama yang lain.“ Dan rupanya, nasihat ibu [...]
2 April 2010, pesawat saya mendarat di Narita Airport — puluhan kilometer jauhnya dari keramaian metropolis Tokyo — tempat yang merupakan pintu masuk bagi orang asing seperti saya untuk bisa melihat dan merasakan Jepang lebih dekat. Saya datang ke Jepang dengan bermodalkan visa “college student”. Saya termasuk salah satu orang yang beruntung mendapatkan beasiswa untuk [...]