Punya mimpi sekolah ke luar negeri? Ke Jepang misalnya. Masih merasa ‘tidak mungkin’? Well, give me some good reasons for that! Tidak punya biaya? Tidak bisa bahasa Jepang? Takut tidak cukup pintar untuk sekolah di sana? Takut tidak bisa berkompetisi di sana? Takut hidup jauh dari ‘rumah’ (oh… please!)?
Untuk alasan yang diawali kata “takut”, saya tidak bisa bantu. Sorry, that’s your own problem! Cuma kalian yang bisa mengatasinya. Dan satu-satunya jawaban yang bisa saya sarankan : be brave!
Tapi untuk alasan pertama, saya punya jawaban bagus: carilah beasiswa dan buatlah diri kalian pantas untuk mendapatkan beasiswa tersebut. Tidak perlu jadi seorang jenius untuk mendapatkan beasiswa ke Jepang. Tidak perlu gelar juara umum sekolah atau juara olimpiade sains tingkat nasional supaya bisa mendapatkan beasiswa ke Jepang. No! You don’t have to be the smartest student at your school to get the scholarship. All you have to do is to be smart enough.
Pada dasarnya banyak sekali pemberi beasiswa yang memberi kesempatan bagi para pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke Jepang, misalnya beasiswa Panasonic, beasiswa Dikti, beasiswa Mitsui, beasiswa Monbukagakusho (Monbusho), dll. Tapi di sini saya hanya akan membahas mengenai beasiswa Monbusho, karena untuk beasiswa yang lainnya, saya juga tidak tahu lebih banyak dari kalian. Untuk beasiswa Monbusho pun saya hanya akan membahas beasiswa bagi lulusan SMA, mengingat sedikitnya info mengenai beasiswa Monbusho bagi para lulusan SMA (kebanyakan artikel membahas tentang beasiswa S2 Jepang).
Apa itu beasiswa Monbusho?
Beasiswa Monbusho adalah beasiswa yang ditawarkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olah Raga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang (Monbukagakusho/ MEXT) bagi para pelajar di negara-negara berkembang yang berminat mengenyam pendidikan di Jepang. Beasiswa ini meliputi biaya studi dan biaya hidup, tanpa ikatan apapun. Program-program yang ditawarkan beasiswa ini antara lain Program Research Student bagi lulusan perguruan tinggi, Undergraduate, College of Technology dan Professional Training College bagi lulusan SMA dan Japanese Studies bagi mahasiswa program studi Jepang serta Teacher Training bagi guru.
Bagaimana cara melamar beasiswa Monbusho?
Pendaftaran beasiswa Monbusho bagi lulusan SMA biasanya dibuka pada minggu terakhir bulan Mei dan ditutup pada minggu terakhir bulan Juni. Misalnya, untuk keberangkatan tahun 2010, pendaftaran dibuka tanggal 25 Mei 2009 dan ditutup pada tanggal 24 Juni 2009. Untuk persyaratan dan cara melamar beasiswa lebih jelasnya bisa dilihat di website Kedubes Jepang: http://www.id.emb-japan.go.jp/sch.html
Bagaimana cara penyeleksian beasiswa Monbusho?
PRASELEKSI (seleksi dokumen): praseleksi dilakukan berdasarkan nilai ijazah dan rapor. Rata-rata nilai minimal untuk keberangkatan tahun 2010:
- Undergraduate (S1) ==> 8,4
- College of Technology (D3) ==> 8,0
- Professional Training College (D2) ==> 8,0
Bagi mereka yang lolos praseleksi akan dipanggil untuk mengikuti ujian tertulis yang diselenggarakan pada bulan Juli.
Pertanyaannya, apakah jika nilai kita memenuhi atau bahkan melebihi rata-rata nilai minimal kita dijamin lolos praseleksi? Entahlah, saya tidak bisa memberi jawaban pasti tentang itu. Pada beberapa kasus, mereka yang memiliki nilai lebih dari rata-rata pada akhirnya tidak dipanggil untuk ujian tertulis. Saya tidak tahu pasti apa alasannya mereka ditolak. Tapi berdasarkan pengalaman saya, saya menyarankan kalian yang sudah memenuhi syarat rata-rata nilai agar berhati-hati saat memilih jurusan. Saya tidak menyarankan para pelamar beasiswa S1 mengambil jurusan kedokteran atau kedokteran gigi (tapi, yah, apa salahnya mencoba). Dan bagi pelamar beasiswa D3 agar memiliki nilai fisika/kimia yang lebih dari syarat nilai minimal 8,00.
UJIAN TERTULIS: bagi yang lolos praseleksi akan dipanggil untuk mengikuti ujian tertulis pada bulan Juli (panggilan ini biasanya pada pertengahan Juli). Oleh karena itu, saya sarankan kalian yang mengikuti beasiswa Monbusho agar membuat diri kalian semudah mungkin untuk dihubungi pihak Kedubes.
Jangka waktu dari panggilan sampai dengan pelaksanaan ujian tertulis biasanya adalah dua minggu. Persiapkanlah diri kalian selama waktu ini dengan sebaik-baiknya. Menurut seorang bijak, salah satu cara untuk memenangkan pertempuran adalah dengan menguasai medan yang akan dihadapi dengan baik. Jadi, salah satu persiapan terbaik untuk menghadapi ujian tertulis beasiswa Monbusho adalah dengan mempelajari soal-soal tahun sebelumnya. Soal-soal ujian tulis Monbusho sekaligus jawabannya bisa dilihat di website study-in-japan.
WAWANCARA: satu bulan selang pelaksanaan ujian tertulis, mereka yang lolos ujian tulis akan dipanggil ke Kedubes Jepang di Jakarta untuk mengikuti tahap seleksi berikutnya yaitu wawancara. Sebelum wawancara, para peserta akan disuguhi tes tulis bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Bagi yang tidak bisa bahasa Jepang, tidak perlu khawatir, waktu zaman saya hanya 1 orang yang mengisi ujian tulis bahasa Jepang, yang lainnya keluar setelah duduk-duduk 15 menit di ruang ujian. Tapi karena itu, just do the best for English test!
Wawancaranya tidak sulit. Wawancara dilakukan dalam bahasa Indonesia. Tidak ada pertanyaan-pertanyaan sejenis “siapa perdana menteri Jepang sekarang; siapa dubes Jepang untuk Indonesia; 1 yen berapa rupiah” atau pertanyaan-pertanyaan ala kuis lainnya. Lalu, apa saja hal yang ditanyakan selama wawancara? Well, the questions are all about you: motivasi dan impian yang dimiliki, level kemandirian, dan pertanyaan-pertanyaan trivia lainnya tentang kalian. That’s it. Wawancara selesai. Besoknya, mereka yang lolos wawancara akan dihubungi oleh pihak Kedubes untuk secepatnya mengurus dokumen-dokumen yang akan dikirimkan ke Jepang.
TAHAP AKHIR: TAHAP MENUNGGU. Inilah tahap yang menurut saya paling berat jika dibandingkan dengan tahap-tahap lainnya, karena pada tahap ini, kita tidak bisa melakukan apa-apa lagi selain menunggu. Bagian yang sangat menyebalkan. Tahap menunggu ini terasa sangat panjang, dimulai dari bulan September dan berakhir pada awal Januari yaitu ketika pengumuman penerima beasiswa sampai ke telinga kita.
-THE END-
Ganbatte kudasai, minna-san! Jangan pernah menyerah ya. Jalan untuk menggapai cita-cita tidak ada yang mudah, semuanya perlu pengorbanan dan kerja keras. Memang akan ada saat-saat di mana “berhenti” atau “menyerah” menjadi pilihan yang menggiurkan. Akan tetapi, pada akhirnya kalian akan bersyukur karena kalian tidak menyerah, apapun hasilnya: berhasil ataupun gagal. Karena kesuksesan sebuah perjuangan mencapai cita-cita dinilai bukan hanya dari hasilnya tapi juga dari seberapa besar kita telah berkembang menjadi pribadi yang lebih kuat dari sebelumnya.
“After many efforts, win or not, we’ll definitely become a stronger person.”
–madhand

saya mau tanya.
saya lulusan smk, menurut anda apa ada kesempatan?
saya sedang dalam tahap pembulatan tekad.. .
seperti yang anda bilang diatas,mengenai rasa takut saya rasakan.
saya merasa takut, tapi mimpi saya mengalahkan rasa takut saya.
Yaitu mimpi untuk belajar di Jepang.
tentu saja. beasiswa s1/d3/d2 ini adalah untuk lulusan SMA dan sederajat. selama syarat nilai dan umur terpenuhi, setiap siswa akan dapat peluang yg sama: siswa SMA atau SMK, sekolah unggulan atau bukan, sekolah di pusat kota atau di pinggiran, semuanya diberi kesempatan yg sama.
rasa takut itu pasti ada. rasa takut gagal – takut terluka.
“Courage is not the absence of fear, but rather the judgment that something else is more important than fear.” ~ Ambrose Redmoon
gw juga pas mau daftar beasiswa ini tahun lalu, takut – bimbang, apalagi tahun sebelumnya gw pernah gagal monbusho dan kampus gw sebelumnya dah nyaman bgt, tapi mau gimana lagi, impian dari kecil sih jadi ikutan lagi dan akhirnya sekarang bisa kirim komen ini dari tokyo.
saya akan ingat kata-kata ini
“Courage is not the absence of fear, but rather the judgment that something else is more important than fear.” ~ Ambrose Redmoon
kata-kata yg hebat ^^
ok.
kalu begitu saya akan terus maju kedepan. sekarang saya agak kesulitan menentukan jurusan apa yg akan saya ambil.(punya saran ka?)
Tapi mungkin selama proses itu saya akan membaca blog anda ini, karena bisa menambah motivasi untuk terus bermimpi ,,..hhehe
terus menulis ya ka..
arigattou -.-
emangnya mau ikutan program apa? S1/D3/D2?
buat gambaran aja, angkatan 2010 beasiswa S1 yg dapet 5 orang, D3 22 orang, D2 7 orang. angkatan sekarang memang jauh lebih banyak daripada tahun-tahun sebelumnya. prestasi senpai-senpai yg keren banget kayaknya jadi salah satu faktor kenapa banyak anak D3 Indonesia yg diterima. dan sebagian besar anak D3 jurusannya itu yg berhubungan dgn kimia/biologi.
urusan milih jurusan sih gimana minat lw dan nilai lw mana yg lebih bagus.
hehe. arigatou ne ^^
jadi semangat nulis nih…
um, mgkn bkal ambil D3 atau D2,coz..kyakx ak snggupx dsitu
C:
.nah kmaren,wkt smk ak ambil jurusan IT, ak s tertarik computer grapich ka,tp,,..agak ragu gitu..
.ka,request tulisan tentang kegiaTan kaka dsana dum,..
iya… tapi belum terlalu banyak kegiatan juga sih…
ka, mau tanya..
kan di persyaratan surat lamaran harus menyantumkan “program studi yang di inginkan dan 3 bidang studi yang ingin di pelajari”
maksudnya bagaimana ya..?
agak rumit yang ” 3 bidang studi yang ingin dipelajari”
apa bisa diberi contoh?
mohon bantuanya ya ka,..
terima kasih
ntar gw post-in surat lamaran gombal-gambul yg gw bikin taun lalu.
ntar liat di sana aja ya.
ok…
arigatou…
^^
Ass, ka cara buat surat lamaranya gmn?Kasih contoh dnk,n tips biar lulus berkasnya.Sya mau nyoba yg d2 .Mkasi
contoh surat lamaran udah gw posting di blog ini. “Love Letter” for Monbusho judulnya. Liat aja di sana.
siang ka,
untuk tahap wawancara S1 apakah juga ada tes english dan jepang nya sebelum wawancara ?
apakah peserta wawancara sudah pasti direkomendasikan ke mext jepang nya?
sebenernya saya kurang mengerti, waktu itu pernah dibilang bahwa penyeleksian ini secara internasional,
apa yang diseleksi secara internasional ? tes tertulis atau apa ?
terima kasih banyak yaaa, blog ini sangat membantu
quote nya bagus bagus
gw gagal ujian tertulis kemaren

ambil s1 kedokteran
awalnya gw drop setelah baca komen lw yang
” gw juga pas mau daftar beasiswa ini tahun lalu, takut – bimbang, apalagi tahun sebelumnya gw pernah gagal monbusho dan kampus gw sebelumnya dah nyaman bgt, tapi mau gimana lagi, impian dari kecil sih jadi ikutan lagi dan akhirnya sekarang bisa kirim komen ini dari tokyo. ”
jadi semangat lagi buat nyoba taun depan
arigatou
sama-sama.
yg penting jangan ‘cuman’ nyoba lagi, harus belajar kenapa yg sebelumnya bisa gagal. dan jangan pake cara yg sama kayak sebelumnya..
semangat!
aslm mas saya ardi dari sumut .medan mau tanya untuk tes tertulis lokasinya apa di consulat jendral jepang di kota masing masing ya…..?
klo daftarnya ke konjen medan berarti di medan
mas biasanya itu pesertanya banyak ngga sih…..? dan tips nya sukses ujian tertulis. selain yang mas beri tau soal soal.itu adah lagi ngga mas……
tolong balas ya mas……thank you for you
pertama, gw bukan mas-mas ya mas.
trus, soal peserta kurang tahu. gw sih waktu itu daftarnya ke kedubes jakarta, pas tes di UI, ada berapa orang ya waktu itu, 200? waktu itu ga mikirin orang lain sih… jadi ga tahu berapa orang yang ikut. tapi klo medan pasti lebih dikit. yg jakarta kan dari macam-macam daerah.
yg pasti soal jadi patokan gw buat belajar waktu itu. bukan buat dikerjain aja, tapi nunjukin bab apa yg harus gw pelajarin dan yg ga perlu gw pelajarin.
saya mau tanya…..lg ya…..?
kalo misalkan di ijaza nilai fisika,kimia.dan matematik di atas minimum….tapi mata ujian lainya di bawa 8 itu kira kira bisa ngga………?tolong jawab ya……..
gapapa. asal rata-rata keseluruhannya di atas 80
oiya, waktu ngasih nilai rata-rata rapot… kk rata-ratanya berapa??… terus sekarang lagi ambil jurusan apa ?? thanks
ga tau dihitungnya kayak apa. waktu itu gw ngitung sendiri, yg nilai kognitifnya aja plus nilai praktek seni ma olahraga: 83.5
yg penting lebih dari 80 rata-ratanya.
ngambil biochemistry.
setelah baca tulisan ini saya jd tamba semangat mau ikut monbusho untuk tahun 2012 nanti ( tahun ini baru lulus SMK )…
tp saya mau tanya pas tes monbu itu kan ada tes Japanese nya tapi saya sama sekali blum paham cara baca huruf2 jepang… jd apa yang bisa saya lakukan untuk saat ini….
ga ngerjain tes japanese jg gapapa. emang levelnya tinggi japanesenya. belajar hurufnya aja dulu. hiragana sama katakana, ngebantu bgt klo ke sini.
kak, waktu nulis surat lamarannya pake bahasa Inggris apa Indonesia?
terus di ketik atau tulis tangan..
makasih
konbanwa ka..
makasih buat infonya, jadi sekarang ada gambaranlah buat ikut monbusho taun depan..
bdw, biasanya buat s1nya diambil berapa orang tiap tahunnya?
soalnya basic sy cuma di biologi aja, jadinya buat ambil d3 nya kayaknya kurang mampu di kimianya,,
thanks before
sorry baru balas. baru mulai ngeblog lagi. pas angkatan gw, 2 taun lalu, s1 5 orang doang. angkatan sekarang ga tahu angka pastinya. Paling ga jauh-jauh dari situ. Masih ada 1 tahun, bisa belajar. Gw aja tadinya anak akuntansi.
senpai, aku mau tanya, sama mau mnta pendapat ya,, aku kan pengen blajar ke jepang, di sekolah aku udah coba blajar bhs jpang, tapi yg bikin mslah itu, aku ga terlalu pandai bhs. inggris,,, tp q punya smangat bwt blajar bhs, inggris, biar bisa ikutan beasiswa ini… Tp, gmana caranya biar aq tetep fokus blajar bhs inggris, selagi aq blajar bhs. jepang….
ya, mungkin teralu cepet aq berpikirnya, soalnya q msh kls 11, tp jujur q pengen nyiapinnya dr awal, karan q tau, q sndiri ga bs bhs, inggris…
doa’akan ya senpai biar nilai yg didptkan semester akhir q dan nilai Uan bisa memenuhi syarat
doumo senpai
bagus dong klo punya semangat. caranya? fokusnya dibagi 2. udah terlatih kan fokusnya dibagi-bagi di sekolah, jam ini pelajaran ini, trus lanjut pelajaran lain. You`ll do well when you really want to.
Bahasa Jepang sih ga usah jago-jago amat juga gapapa, gw juga mulai dari dasar di sini. tp klo udah punya basisnya di indo, bakal lebih gampang pas ke sini.
amin…
oke.2 maksih sarannya ya senpai….. hehehe
aq akan berusaha untuk cari modalnya dulu,,, yaitu nilai rapor akhir sama uan,,,, ganbarimashou….
ngomong2 … senpai nya jurusan apa..??
semangat! biochemistry
oh, jurusan biochemistry ya,,,
senpai nya ngambil progam beasiswa pa..?
bochemistry itu belajar tentang apa ja…??
gomen ne ,,, banyak nanya,,, hehehe :p
Program D3. Ttg kimia dlm makhluk hidup. Lebih ke yg mikronya, kyk protein, DNA, dan teman-temannya.
oh, kyak mempelajari tentang misalnya, menditeksi tentang pencemaran sungai dengan indikataor mikroorganisme,, gt ya..??
wah,, ganbatte ne,,, ya,,
klo ga salah blajar nihongo nya satu tahun ya,,??
bisa juga itu. sekolah gw sekarang, abis lulus bisa langsung kerja atau lanjut S1 tingkat 3. jurusan gw bisa kerja di perusahaan kosmetik, obat, perminyakan juga ada. mencakup banyak.
iya, pas sekolah bahasa. dan terus lanjut sampai sekarang
wah,,, keren senpai,,, omoshiroii desu ne,,
trus, jurusan d3 yg lain itu apa ja ..??
Oh, jadi blajar nihongo nya tu lebih dari satu tahun ya,,,
bisa diliat di website kedubes jepang, soal jurusan-jurusannya.
sekolah bahasa sih cuman setaun, tp kan ga berhenti smp di sana.. harus trus belajar lg. ga cukup setaun, bahasa inggris aj sepuluh taun blajar ga lancar-lancar ngomongnya
senpai,,, aq mau tanya ,, ya,,,
dulu, cita-citanya senpai mau jd pa,,??
trus, wktu senpai kelas XI udah kepikiran ntar mau jadi pa gt,,??
Kalau q sendiri, jujur msh bingung ya, ntar mau masuk mana, mau jadi pa,,, aq sendiri juga ga tau…
trus, gmana carax biar kita mempunyai kepribadian yg mandiri,,,??
jujur aja ya, q ini kepribadiannya ga mandiri sama sekali, trus klo mau ungkapkan pendapat dengan berbicara agak takut-takut, trus yg paling q nyesel kmrn, wktu ada orang nihonjin datang ke skloah q, dan q punya ksempatan untuk bicara sama mreka,, tepat orangx didepan q, udah hilang smua vocab jepang yg slama ini q hafalkan,,,
bisakah senpai memberi q saran,,, ??
cita-cita gw? banyak. pas SD mau jd dokter, pas SMP mau jadi diplomat, pas SMA balik lg jd dokter, sempet jg pengen kerja di perminyakan, ganti lagi pengen jadi penulis. sama aj, gw taunya apa yg gw ga suka, msh blm tau apa yg gw suka.
se-ga mandiri apa? gw juga kadang-kadang perlu minta bantuan orang lain, tp klo masih bisa gw usahain sendiri, buat apa minta tolong orang.
klo itu sih perlu latihan. mkn sering-seringlah nyoba kluar dr zona nyaman lw, jangan terlalu khawatir
Oh, gt ya senpai…
sama dong, q jg punya cita-cita pengen jd dokter, hehehe :p
oke ntar q mau coba bwt lebih berani lagi,,,,
makasih senpai…
senpai mau tanya sepengetahuan senpai, selama beasiswa monbusho ini berlangsung, ada ga lulusan Sma tahun itu juga dapat beasiswa itu, atau tunggu jarak beberapa tahun dulu dia baru dapat beasiswa itu setelah lulus Sma ?